KULIAH LAPANGAN BOTANI II

KULIAH LAPANGAN BOTANI II

Dalam rangka menambah wawasan dan memperluas pengetahuan mahasiswa, Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang telah mengadakan kunjungan ke Balai Besar Litbang Tanaman Obat & Obat Tradisional (B2P2TO2T) Tawangmangu. Selain itu kegiatan ini juga  bertujuan untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Lapangan terkait Mata Kuliah More »

PBAK MABA FKIK 2018

PBAK MABA FKIK 2018

Kegiatan PBAK Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan dilaksanakan pada tanggal 14 sampai dengan 16 Agustus 2018. Acara yang dilaksanakan pada tiap tahun ini ditempatkan di Aula Rumah singgah UIN dan di Gedung C/RKB. Jumlah mahasiswa baru yang mengikuti acara ini sebanyak 150 mahasiswa dengan pembagian 100 mahasiswa Farmasi, More »

BAKTI SOSIAL FKIK

BAKTI SOSIAL FKIK

Bakti Sosial FKIK; Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan bekerjasama dengan Elzawa (lembaga zakat, infak dan wakaf UIN Malang) mengadakan acara pembagian bingkisan kepada para fakir miskin di sekitar kampus 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Acara yang berlangsung pada hari jum’at, 10 Agustus 2018 ini dihadiri sekitar 30 warga, yang More »

 

Category Archives: SOP

FORM-SKRIPSI A1-A2

 

Form Surat Izin Penelitian

Bagi mahasiswa yang akan melakukan penelitian di Laboratorium Jurusan Farmasi, harus mengisi form surat izin penelitian. Silahkan diunduh disini

Image result for form

Berkas Kelengkapan Tugas Akhir

Berikut Kelengkapan Berkas Seminar Tugas Akhir, Silahkan diunduh disini

Related image

 

Form Pendaftaran Seminar Tugas Akhir

Berikut form pendaftaran Seminar Tugas Akhir Mahasiswa Farmasi FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun Akademik. Silahkan Klik disini

Image result for skripsi

Kerjasama Kajian Halal dengan ITS

Imam Sujarwo, Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyatakan bahwa pentingnya tingkat kewaspadaan masyarakat terkait makanan halal ini harus ditingkatkan.

Pasalnya jika kesadaran masyarakat itu rendah, akan berbuntut panjang. Bisa jadi makanan yang diragukan kehalalannya tetap dikonsumsi Masyarakat. “Maka dari itu diperlukan edukasi terhadap masyarakat sekitar tentang urgensitas makanan halal ini,” jelas Imam saat ditemui ITS Online.

“Seperti contohnya daging yang dijual di pasaran, dengan pelabelan nama daging Sapi, Apa anda sudah yakin begitu saja bahwa yang di jual merupakan daging sapi secara keseluruhan?” tanyanya.

Tak hanya itu, di beberapa Negara maju seperti Australia serta Malaysia sudah menerapkan sistem ini. Di mana setiap jenis makanan dibedakan berdasarkan sertifikasi halalnya. Ini dapat memudahkan para konsumen untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan.

Tentang sertifikasi makanan halal ini sendiri membutuhkan banyak sinergi dari berbagai kalangan, entah pemerintah ataupun perguruan tinggi. Beberapa perguruan tinggi mulai sadar akan urgensitas kajian makanan halal ini. Sehingga beberapa universitas sudah mulai membentuk pusat kajian halal.

Diantaranya ialah “Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponogoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember,” Ungkap Dr rer nat Fredy Kurniawan M Si, selaku ketua dari ITS Halal Center.

Harapan kerjasama antara ITS serta UIN Malang ini akan membuahkan hasil seperti adanya penyuluhan edukasi kepada masyarakat sekitar tentang makanan halal. Serta penelitian mendalam yang mengaji isu tentang makanan halal.

“Tidak hanya sebatas penelitian tentang makanan halal, namun kami ingin ini memiliki dampak di masyarakat seperti adanya edukasi serta pemberian informasi baik secara tertulis atau tidak,” tutur Fredy saat diwawancarai. (efa/akh)

sumber : http://old.its.ac.id/berita.php?nomer=101487