Search
Close this search box.
[gtranslate]

Kerjasama Kajian Halal dengan ITS

Kerjasama Kajian Halal dengan ITS

Kerjasama Kajian Halal dengan ITS

Kerjasama Kajian Halal dengan ITS

Imam Sujarwo, Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyatakan bahwa pentingnya tingkat kewaspadaan masyarakat terkait makanan halal ini harus ditingkatkan.

Pasalnya jika kesadaran masyarakat itu rendah, akan berbuntut panjang. Bisa jadi makanan yang diragukan kehalalannya tetap dikonsumsi Masyarakat. “Maka dari itu diperlukan edukasi terhadap masyarakat sekitar tentang urgensitas makanan halal ini,” jelas Imam saat ditemui ITS Online.

“Seperti contohnya daging yang dijual di pasaran, dengan pelabelan nama daging Sapi, Apa anda sudah yakin begitu saja bahwa yang di jual merupakan daging sapi secara keseluruhan?” tanyanya.

Tak hanya itu, di beberapa Negara maju seperti Australia serta Malaysia sudah menerapkan sistem ini. Di mana setiap jenis makanan dibedakan berdasarkan sertifikasi halalnya. Ini dapat memudahkan para konsumen untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan.

Tentang sertifikasi makanan halal ini sendiri membutuhkan banyak sinergi dari berbagai kalangan, entah pemerintah ataupun perguruan tinggi. Beberapa perguruan tinggi mulai sadar akan urgensitas kajian makanan halal ini. Sehingga beberapa universitas sudah mulai membentuk pusat kajian halal.

Diantaranya ialah “Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponogoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember,” Ungkap Dr rer nat Fredy Kurniawan M Si, selaku ketua dari ITS Halal Center.

Harapan kerjasama antara ITS serta UIN Malang ini akan membuahkan hasil seperti adanya penyuluhan edukasi kepada masyarakat sekitar tentang makanan halal. Serta penelitian mendalam yang mengaji isu tentang makanan halal.

“Tidak hanya sebatas penelitian tentang makanan halal, namun kami ingin ini memiliki dampak di masyarakat seperti adanya edukasi serta pemberian informasi baik secara tertulis atau tidak,” tutur Fredy saat diwawancarai. (efa/akh)

sumber : http://old.its.ac.id/berita.php?nomer=101487

Posts that may also interest you

Berita Lainnya

Pengumuman