Workshop Strategi Pengembangan Program Studi Farmasi Berlevel Internasional

Workshop Strategi Pengembangan Program Studi Farmasi Berlevel Internasional

Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melangsungkan acara workshop dengan tema “Strategi Pengembangan Program Studi Farmasi Berlevel Internasional” (27/10). Dengan mengundang Apt. Lili Fitriani, M.Pharm.Sc., selaku Ketua Program Studi Farmasi Universitas Andalas dan telah mendapatkan pelatihan sertifikasi Asean University Network-Quality Assurance (AUN-QA) sebagai narasumbernya, acara berlangsung secara metode dalam jaringan (daring) melalui zoom meeting. Pemaparan materi serta tanya jawab berlangsung pada pukul 09.00 – 12.00. Narasumber dihadirkan dari Universitas Andalas karena pada bulan lalu baru saja menjalankan sertifikasi AUN-QA.

Acara ini bertujuan sebagai update dan menambah informasi serta pengetahuan dosen dan civitas akademika mengenai strategi pengembangan prodi farmasi guna persiapan menuju prodi farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim bertaraf internasional, dalam hal ini yaitu berupa strategi terkait sertifikasi AUN-QA. Harapan yang sama juga diucapkan oleh Dekan FKIK Prof.Dr.dr. Yuyun Yueniwati P.W., M.Kes., Sp.Rad(K) sebelum membuka acara.

Dalam acara ini, dipaparkan mengenai teknis sertifikasi AUN-QA. “Dalam meningkatkan kualitas prodi yang paling penting yaitu role-up dan purpose atau dengan kata lain perlu mengetahui dengan jelas kemana arah yang anda inginkan”, ujar Apt. Lili Fitriani, M.Pharm.Sc. Sertifikasi ini terdiri dari 11 kriteria meliputi expected learning outcomes, programme specification, programme structure and content, teaching and learning approach, student assessment, academic staff quality, support staff quality, student quality & support, facilities and infrastructure, quality enhancement, dan output.

 

Zoom meeting bersama dengan Apt. Lili Fitriani, M.Pharm.Sc

“Jika suatu saat prodi Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ingin melakukan sertifikasi tersebut (AUN-QA), maka yang berperan penting terhadap keberhasilan yaitu seluruh civitas akademika Farmasi meliputi dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan alumninya”, ucap beliau.

Kegiatan Workshop Strategi Pengembagan Program Studi Farmasi Berlevel Internasional berjalan sangat baik selama penyampaian materi oleh narasumber hingga tanya jawab dan post test diakhir acara. Diharapkan setelah pelaksanaan workshop ini, nantinya Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memiliki bekal dalam persiapan menuju peningkatan prodi Farmasi di level Internasional (Rep/Mayu; Ed/Fath).