Pekan Prestasi Mahasiswa Farmasi UIN Malang

Mahasiswa farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali membawa nama baik farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada perlombaan baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Prestasi yang pertama yaitu pada perlombaan Kampung Hebat yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan ( DLHKP ) Kota Pasuruan kolaborasi dengan Radar Bromo. Yudintya Aisyah Ermandy, mahasiswa Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang angkatan 2017 tersebut telah meraih juara 1 lomba karya tulis pada perlombaan Kampung Hebat 2021 minggu lalu ( 29/09/2021 ). Dan kali ini, tema yang diangkat pada perlombaan Kampung Hebat adalah “Lingkungan Sehat di Tengah Pandemi Covid-19”.

Dalam karya tulisnya, Yudintya mengambil judul “Environmental Education dan Sosialisasi PHBS sebagai Bentuk Implementasi Peduli Lingkungan di Tengah Pandemi menggunakan Metode ADDIE”. Metode ADDIE ( Analysis, Design, Development, dan Implementation, and Evaluation ). Analysis yaitu menganalisis masalah – masalah lingkungan di sekitar. Design yaitu membuat materi atau hal yang ingin disosialisasikan kepada masyarakat. Development yaitu mengeksekusi secara langsung dan ada sepuluh langkah yang dilakukan salah satunya pembuatan pupuk cair dan pembuatan Ecobrick dari limbah rumah tangga. Implementation dan Evaluation yaitu hasil tersebut akan dikembalikan dan digunakan kembali oleh masyarakat.

Alasan mengambil judul tersebut karena sesuai dengan kejadian pada saat ini. Dampak pandemi Covid – 19 terjadi di berbagai sektor salah satunya yaitu sektor lingkungan. Kebijakan karantina di rumah menyebabkan peningkatan perilaku konsumtif sehingga terjadi peningkatan limbah rumah tangga. Salah satu cara untuk menanggulangi limba yaitu dengan diadakan daur ulang. Namun, pemerintah belum bisa mengadakan daur ulang seperti sebelum pandemi sehingga diperlukan cara lain yaitu dengan melakukan pendidikan lingkungan hidup dan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat ( PHBS ).

Motivasi mengikuti perlombaan Kampung Hebat yaitu dorongan dan dukungan dari orang tua, tema lomba berkaitan dengan Pandemi Covid -19 sehingga masih hangat dibicarakan, dan tema masih berkaitan dengan topik skripsi sehingga mengembangkan dan dikolaborasikan dengan topik lingkungan. Kendala yang dihadapi yaitu mencari data tentang lingkungan dan menentukan judul.

Prestasi yang kedua yaitu WICE (World Invention Competition Exhibition) yang diselenggarakan oleh IYSA yang berkolaborasi dengan SEGi College Subang Jaya (SEGi University and Colleges Malaysia) dengan tuan rumah Malaysia. Fifi Alayda Yahya, mahasiswa Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang angkatan 2019 bersama timnya tersebut telah berhasil meraih Gold Medal and IYSA Special Awards kategori Applied Life Science pada World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2021 minggu lalu ( 29/09/2021 ). Lomba ini diikuti oleh 397 tim dari 27 Negara yang terdiri dari 6 kategori yaitu Applied life science, Innovative social science, Applied physics and Engineering, Environmental science, IT and Robotics, and other’s. Fifi Alayda Yahya bersama timnya mengambil judul “IMOVID: Innovation of Herbal Lozenges from Extract Neem Leaves (Azadirachta indica ) and Red Ginger (Zingiber officinale var. rubrum) to Prevent Covid-19”. Dalam perlombaan ini, Fifi Alayda Yahya bersama timnya membuat inovasi produk yaitu lozenges dari ekstrak daun mimba dan jahe merah sebagai suplemen imunostimulan dalam upaya preventif infeksi Covid-19. Inovasi tersebut terwujud dari minat terhadap mata kuliah teknologi farmasi terutama teknologi obat tradisional, dan upaya pencegahan dan penanggulangan infeksi Covid-19 masih belum maksimal dilakukan di tengah proses vaksinasi yang telah digalakkan secara massal. Oleh karena itu selain mematuhi anjuran 5M dari pemerintah, setiap individu juga perlu menjaga dirinya dari dalam sebagai upaya preventif.

Kendala pada proses pengerjaan untuk lomba yaitu penentuan judul IMOVID dan terdapat banyak revisi baik itu judul, abstrak, hingga revisi isi. Revisi judul hampir lima kali, revisi abstrak 3 kali, dan revisi isi yang tak terhitung hingga berapa kali. Disitulah moment dimana keseriusan dan kerja keras kita akan diuji. Dalam proses tersebut, dibimbing oleh Dr. apt. Burhan Ma’arif, M.Farm sehingga selalu diarahkan dan dibantu dengan maksimal. Prestasi yang ketiga yaitu WICE (World Invention Competition Exhibition) yang diselenggarakan oleh IYSA yang berkolaborasi dengan SEGi College Subang Jaya (SEGi University and Colleges Malaysia) dengan tuan rumah Malaysia seperti prestasi kedua namun berbeda kategori. Lisa Aulia Zahra, Muhammad Abdulloh Umar, Fitriyani, dan Muhammad Abbas Arriziq, mahasiswa Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang angkatan 2020 bersama timnya tersebut telah berhasil meraih Gold Medal and IYSA Special Awards kategori other’s tingkat universitas pada World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2021 minggu lalu ( 30/09/2021 ).

Muhammad Abbas Arriziq bersama timnya mengambil judul “AFFLA : Purple Corn (Zea mays indurata) Ice Cream as an Immunity Booster in The Pandemic Era”. Penentuan judul tersebut yaitu selain menaati protokol kesehatan, perlu adanya upaya yang dapat meningkatkan kualitas kinerja sistem imunitas tubuh sehingga perlunya pengkonsumsian makanan yang mengandung komponen yang dapat meningkatkan sistem imunitas. Oleh karena itu, mendapatkan suatu inovasi berupa produk olahan pangan jagung ungu yang mengandung antosianin yang dapat meningkatkan imun. Olahan jagung ungu dalam bentuk ice cream karena banyak digemari oleh masyarakat baik anak – anak hingga dewasa sehingga efektivitasnya sebagai asupan alternatif immune booster di tengah pandemi dapat terasa. Kendala pada proses pengerjaan untuk lomba yaitu terdapat pada metode penelitian. Pada awalnya ingin menggunakan metode penelitian kuantitatif namun menjadi metode penelitian kualitatif disebabkan oleh keterbatasan penggunaan laboratorium. Dalam proses tersebut, dibimbing oleh Dr. apt. Burhan Ma’arif, M.Farm yang selalu memberi arahan dan saran ketika melakukan penelitian dalam pengerjaan karya tulis ilmiah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *