Rutin Adakan CBT-OSCE, Prodi Farmasi Beradaptasi dengan Era Normal Baru

Rutin Adakan CBT-OSCE, Prodi Farmasi Beradaptasi dengan Era Normal Baru

Era normal baru atau new normal tidak menghalangi berlangsungnya kegiatan rutin akademik Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) yakni Objective Structure Clinical Examination (OSCE) dan Computer Based Test (CBT). Kegiatan biasanya dilakukan diruang OSCE dan CBT Center FKIK namun untuk pelaksanaan OSCE dan CBT pada 18 September dan 25 September 2020, dilakukan dengan metode dalam jaringan (daring) melalui e-learning, zoom maupun video call whatsapp.

OSCE dan CBT merupakan bagian dari assessment yang wajib diikuti oleh mahasiswa profesi Apoteker dalam rangkaian Uji Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI) namun kegiatan tersebut diadaptasi sebagai salah satu ujian kelulusan program sarjana dan wajib diikuti oleh mahasiswa tingkat akhir di Prodi Farmasi UIN Malang. Tidak serta merta menyesuaikan dengan keseluruhan materi profesi, OSCE dan CBT disesuaikan dengan tingkat kemampuan lulusan program sarjana farmasi yang diharapkan.

“Awalnya kegiatan ini dilakukan agar mahasiswa mengenal dengan tipe ujian kompetensi sehingga nantinya siap menguasai kompetensi dasar untuk menjadi apoteker di tingkat lebih lanjut”, ujar Meilina Ratna Dianti, S.Kep.,Ns.,M.Kep., koordinator unit OSCE dan CBT Prodi Farmasi dengan pengarahan Apt. Abdul Hakim, S.Si.,M.P.I,M.Farm selaku ketua Prodi Farmasi.

Dokumentasi kegiatan OSCE sebelum era normal baru

CBT terdiri dari 200 soal yang mencakup seluruh bidang ilmu, bertujuan untuk menilai dari aspek kognitif. Sedangkan kegiatan OSCE bertujuan untuk menilai kompetensi dan keterampilan mahasiswa secara obyektif dan terstruktur. OSCE dibagi menjadi menjadi 10 station yang mana terdiri dari 1 station absensi dan pengarahan singkat, 1 station biologi farmasi, 1 station kimia farmasi, 2 station komunitas, 1 station istirahat, 2 station klinis dan 2 station industri. Di era normal baru ini, kegiatan OSCE tetap dilaksanakan secara virtual. Tim unit OSCE dan CBT telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengatur jadwal dan alur pelaksanaannya sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan (Rep/Fath).