MIU Login

Menuju Laboratorium Modern, Prodi Farmasi UIN Malang Gelar Workshop MiniPCR dan LUNA-III


Program Studi Farmasi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan workshop bertajuk “MiniPCR and LUNA-III: Food DNA Analysis, GST A1 Single Nucleotide Polymorphism (SNP) Identification, and Automated Cell Counting” pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Farmakologi dan Toksikologi Lt. Basement, Program Studi Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi biologi molekuler menuju pengembangan laboratorium modern.


Workshop menghadirkan Devia Puspita Natalicka, M.Biomed selaku Applied Apps Specialist PT Plasma Unitech Global serta Dr. apt. Yen Yen Ari Indrawijaya, M.Farm.Klin sebagai dosen bidang Farmasi Klinis Program Studi Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan keterampilan penggunaan teknologi biologi molekuler di lingkungan akademik farmasi.


Dalam sesi wawancara, Dr. apt. Yen Yen Ari Indrawijaya, M.Farm.Klin menyampaikan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi farmasi menuntut penguasaan instrumen modern seperti Polymerase Chain Reaction (PCR). Teknologi PCR memiliki peran penting dalam amplifikasi DNA, analisis biologi molekuler, produksi produk biologi farmasi, serta identifikasi DNA dari berbagai sampel. Oleh karena itu, pelatihan penggunaan miniPCR menjadi langkah awal untuk membekali sivitas akademika dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan riset farmasi modern.


Selain meningkatkan kompetensi teknis, workshop ini juga bertujuan menumbuhkan rasa ingin tahu serta kesiapan dosen dan tenaga kependidikan dalam menghadapi perkembangan teknologi farmasi berbasis molekuler. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi riset produk biologi farmasi yang aplikatif dan berdaya saing di bidang akademik maupun industri.


Lebih lanjut, pelaksanaan Workshop MiniPCR dan LUNA-III diharapkan menjadi langkah awal dalam proses pengadaan instrumen laboratorium guna memenuhi standar minimal peralatan Program Studi Farmasi sesuai rekomendasi Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI). Pengembangan kegiatan serupa juga direncanakan seiring peningkatan fasilitas laboratorium di berbagai bidang, antara lain biologi farmasi, kimia farmasi, teknologi farmasi non steril dan steril, mikrobiologi, serta farmasi komunitas.


Pemanfaatan instrumen LUNA-III turut diproyeksikan sebagai tahapan awal dalam pengembangan Laboratorium Kultur Sel di Program Studi Farmasi, sehingga membuka peluang riset lanjutan di bidang biologi sel dan teknologi kesehatan. Workshop berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, demonstrasi penggunaan alat, serta diskusi yang memperkaya pemahaman peserta mengenai aplikasi PCR, analisis DNA pangan, identifikasi SNP, dan penghitungan sel otomatis.


Melalui kegiatan ini, Program Studi Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penguatan riset, serta pengembangan laboratorium berbasis teknologi modern guna mendukung kemajuan ilmu farmasi di masa depan.


Kontributor: Ria Najja Nila Nafi’ah (PSSF 23)

اترك تعليقاً

لن يتم نشر عنوان بريدك الإلكتروني. الحقول الإلزامية مشار إليها بـ *

Berita Terkait