Malang (25/10/2025) – Himpunan Mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menyelenggarakan kegiatan nasional bertajuk CAPSULE (Competition As Pharmacist of UIN Malang University) 2025 Tingkat Nasional. Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 25 Oktober 2025 di Kampus 3 FKIK UIN Malang ini mengusung tema “Hidden Hazards on the Skin: The Normalization of Toxic Cosmetic Use Among Adolescent.”
Kegiatan CAPSULE 2025 merupakan ajang kompetisi ilmiah yang menjadi wadah bagi mahasiswa dan pelajar SMA dari seluruh Indonesia untuk menyalurkan ide, inovasi, serta gagasan kritis mengenai isu toksikologi kosmetik, keamanan bahan kosmetik, dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat serta lingkungan. Melalui kegiatan ini, panitia berharap dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya penggunaan kosmetik yang aman, beretika, dan berkelanjutan.
CAPSULe berhasil menarik lebih dari 100 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah menengah atas di seluruh Indonesia. Rangkaian CAPSULE 2025 dimulai dengan babak penyisihan dan semifinal secara daring, sebelum akhirnya melahirkan lima finalis terbaik yang tampil secara langsung pada babak final di UIN Malang. Para finalis berasal dari sejumlah universitas ternama seperti Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, serta berbagai kampus unggulan lainnya.



Pada babak final, para peserta menampilkan karya ilmiah berupa esai dan poster dengan topik seputar toksikologi kosmetik, keamanan bahan aktif dalam produk kecantikan, hingga inovasi produk ramah lingkungan. Selain kompetisi mahasiswa, CAPSULE 2025 juga menghadirkan olimpiade tingkat SMA/sederajat yang menguji kemampuan pengetahuan ilmiah para pelajar di bidang farmasi dan kesehatan.
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Suasana kompetitif namun tetap kolaboratif mencerminkan semangat akademik yang tinggi di kalangan generasi muda. Para peserta tidak hanya beradu ide dan penelitian, tetapi juga berbagi pandangan mengenai bagaimana ilmu farmasi dapat berkontribusi langsung dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk kosmetik yang digunakan sehari-hari.
“CAPSULE 2025 menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat melalui pendekatan ilmiah. Dari kampus, kami berupaya melahirkan generasi farmasis yang kritis, beretika, dan peduli terhadap isu lingkungan,” ungkap Ketua Himpunan Mahasiswa Farmasi UIN Malang.
Secara keseluruhan, kegiatan CAPSULE 2025 berlangsung sukses dan memberikan dampak positif bagi peserta, panitia, serta civitas akademika FKIK UIN Malang. Melalui gagasan dan karya ilmiah yang ditampilkan, peserta menunjukkan kepedulian terhadap keamanan produk kosmetik sekaligus mendorong inovasi bahan yang lebih aman bagi tubuh dan lingkungan.


Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan, memperkuat semangat ilmiah lintas jenjang pendidikan, serta menumbuhkan kesadaran publik akan pentingnya kosmetik yang aman, sehat, dan berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi dan riset, CAPSULE 2025 membuktikan bahwa mahasiswa Farmasi UIN Malang siap berkontribusi nyata dalam mewujudkan masa depan kosmetik yang lebih beretika dan bertanggung jawab.
(Humas FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaporkan)





